Senin, 07 November 2011

Extracurricular 31 senior high school

Ekskul ini sempat saya ikuti selama setengah tahun pertama saya di SMA N 31 Jakarta. Motto dari EXIT 31 yaitu Born to Face Up The World , yang artinya lahir menghadapi dunia. Ekskul ini masih berumur 1,5 tahun lebih. EXIT 31 juga pernah mengadakan acara yang bernama Tanam1000Blogs, yaitu acara Seminar Blog dengan pembicara Rendy Maulana (CEO Qwords.com) dan Raditya Dika, Yang disponsori Qwords.com dan Mbatik yuuu..Untuk lebih jelas gambaran ekskul ini, bacalah Visi & Misi EXIT 31 berikut ini.

Visi
  • Mengapresiasikan diri dalam menghadapi ketatnya persaingan dunia
  • Memupuk sifat inquiry dalam bidang tekonolgi untuk mengikuti arus perkembangan IPTEK
  • Mengasah bakat dan potensi diri dan menjadikannya suatu skill yang kelak dapat dimanfaatkan secara maksimal
  • Meningkatkan IPTEK dengan diiringi peningkatan iman sehingga dapat menciptakan kader yang menguasai IT tanpa ada cyber crime di dalamnya
Misi
  • Menjadikan para Exiters (anggota EXIT 31) siswa yang memiliki kemampuan berdaya jual dan berkualitas yang kelak akan dibutuhkan sebagi para insan yang mandiri
  • Membawa nama SMA N 31 di kancah-kancah besar seperti event-event maupun lomba-lomba IT sehingga masyarakat luas dapat mengenal SMA N 31 sebagai sekolah yang berprestasi
KIR ekskul ini berkontribusi di SAINS. KIR 31 baru-baru ini mengirim 4 siswa/i SMA 31 Jakarta dalam ajang ISPO (Indonesian Science Project Olympia). KIR juga banyak mengadakan acara, salah satunya talk show di hari sains dunia atau World Science Day (WSD).




sejarah sma 31

sejarah sma 31

SMA Negeri 31 Jakarta didirikan pada tahun 1978 di atas lahan + 8120 m2 yang merupakan milik Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, terletak di Jalan Kayumanis Timur No. 17, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Wilayah Jakarta Timur.
Kepala SMA Negeri 31 yang pertama dipimpin oleh Drs. R. Pasaribu sampai dengan tahun 1981. SMA Negeri 31 adalah pecahan dari SMA Negeri 5 menjadi SMA Negeri 22 dan SMA Negeri 31. Gurunya sebagian ada yang dari SMA Negeri 22 dan SMA Negeri 31, sedangkan muridnya murni dari penerimaan murid baru.
Selanjutnya pada tahun 1981 – 1983 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. Subroto, tahun 1983 – 1987 dipimpin oleh Dra. Retty Surjanah. Pada saat inilah nama dari SMA Negeri 31 melambung tinggi keseluruh pelosok nusantara, dikarenakan  beberapa prestasinya yang diraih oleh SMA Negeri 31 sangat memuaskan yaitu, lulusan SMA Negeri 31 yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hamper mencapai 95 %.
Seluruh kegiatan ektrakurikuler seperti PMR, Pramuka selalu membawa nama baik Provinsi DKI Jakarta. Kemudian pada tahun 1987 – 1992 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. H. Maksum Habibi, tahun 1992 – 1994 dipimpin oleh  Drs. B. Manurung, tahun 1994 – 1997 dipimpin oleh Drs. Sujono Kuslan, pada saat inilah gedung SMA Negeri 31 direnovasi total oleh Pemerintah DKI Jakarta. Seluruh proses KBM sementara menumpang di SDN Kebon Manggis Matraman Jakarta Timur. Kemudian tahun 1997 – 2000 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. P. Parman AS. P, tahun 2000 – 2006 Dra. Hj. Sutinah Dwiastuti, M.Sc. tahun 2006 -sekarang SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. H. Asmuni Hasan.
SMA Negeri 31 Jakarta cukup terkenal di DKI Jakarta karena aktivitas kegiatannya, baik dibidang intrakulikuler maupun ekstrakurikuler cukup memuaskan dan dikenal oleh masyarakat. Prestasi lain yang telah dicapai oleh SMA Negeri 31 Jakarta untuk jurusan bahasa SMA Negeri 31 mendapat kesempatan rangking III di DKI Jakarta dan hampir setiap tahunnya mengirimkan tiga orang siswa ke Negara Jerman.
SMA Negeri 31 mempunyai 33 kelas belajar dengan jumlah murid  1324 orang, 125 guru dan karyawan, 65 guru honor, 45 guru tetap. Saat ini SMA Negeri 31 terus berbenah agar bisa kembali menjadi SMA unggulan seperti tahun – tahun awal berdirinya.

Profil Kepala Sekolah


SMA Negeri 31 mempunyai 33 kelas belajar dengan jumlah murid 1324 orang, 125 guru dan karyawan, 65 guru honor, 45 guru tetap. Saat ini SMA Negeri 31 terus berbenah agar bisa kembali menjadi SMA unggulan seperti tahun – tahun awal berdirinya.

SMA Negeri 31 Jakarta didirikan pada tahun 1978 di atas lahan + 8120 m2 yang merupakan milik Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, terletak di Jalan Kayumanis Timur No. 17, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Wilayah Jakarta Timur.

Kepala SMA Negeri 31 yang pertama dipimpin oleh Drs. R. Pasaribu sampai dengan tahun 1981. SMA Negeri 31 adalah pecahan dari SMA Negeri 5 menjadi SMA Negeri 22 dan SMA Negeri 31. Gurunya sebagian ada yang dari SMA Negeri 22 dan SMA Negeri 31, sedangkan muridnya murni dari penerimaan murid baru.

Selanjutnya pada tahun 1981 – 1983 SMA Negeri 31 dipimpin oleh Drs. Subroto, tahun 1983 – 1987 dipimpin oleh Dra. Retty Surjanah. Pada saat inilah nama dari SMA Negeri 31 melambung tinggi keseluruh pelosok nusantara, dikarenakan beberapa prestasinya yang diraih oleh SMA Negeri 31 sangat memuaskan yaitu, lulusan SMA Negeri 31 yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hamper mencapai 95 %.

Selasa, 01 November 2011

SMA NEGERI 31 JAKARTA

SMA Negeri (SMAN) 31 Jakarta, merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 31 Jakarta ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. Didirikan pada tahun 1978. SMA Negeri 31 Jakarta juga merupakan 1 dari 10 Sekolah di Indonesia yang bekerja sama dengan Pemerintah Jerman melalui Goethe-Institut dalam Proyek "Schulen: Partner der Zukunft" atau Sekolah: Mitra menuju Masa Depan. Dengan proyek ini 3-5 orang siswa/siswi SMA Negeri 31 Jakarta akan dikirim setiap tahunnya ke Negara Jerman untuk mengikuti Winterkurs atau Sommerkurs di kota-kota di Jerman selama 3 minggu.
Pada tahun 2007, sekolah ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan sebelumnya dengan KBK.